Sabtu, September 21, 2013
25
KESALAHAN UMUM SEO MENGENAI PENGGUNAAN REL="CANONICAL" | Kali ini saya akan menjelaskan tentang permasalahan kesalahan Yang sering dilakukan mengenai penggunaan Rel="Canonical" . Ketika berbicara mesalah duplikat konten , anda akan sering mendengar tentang istilah " rel=canonical " . Hal ini sering digunakan sebagai tehnik SEO untuk menghindari hukuman , karena mesin pencari akan menghukum anda jika anda memiliki Duplikat Konten di beberapa halaman . Hal ini terjadi ketika anda memberikan Achives Pages , data yang diurutkan sesuai preferensi pengguna dan sebagainya . 

KESALAHAN UMUM SEO MENGENAI PENGGUNAAN REL="CANONICAL"

Link Rel="Canonical di halaman blog anda adalah sebuah arahan bagi mesin pencari berdasarkan alternatif indeks pada duplikat konetn halaman anda , dan rel = canonical ini didukung oleh beberapa mesin pencari  termasuk Bing , Yahoo , dan Google . Rel = canonical mengkosolidasi sifat pengindeksan dari duplikat , seperti Inbound link , serta menentukan URL yang ingin ditampilkan dalam hasil pencarian . Namn Rel="Canonical dapat menjadi bumerang yang sangat membahayakan ketika anda salah dalam mengkonfigurasikannya . Disini akan saya akan merekomendasikan cara terbaik untuk menggunakan Rel="Canonical . Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang sering saya temukan tentang Rel="Canonical dan beberapa tips untuk menghindarinya .

1. MENGGUNAKAN REL=CANONICAL DALAM PENOMORAN HALAMAN 

Kebanyakan blog menggunakan pagination atau penomoran halaman untuk mencegah kronologis konten mereka . Sebagai contoh , anda mungkin memeiliki halaman dengan URL www.domainanda.com/page/2 dan halaman lain dengan URL www.domainanda.com/page/3 dan halaman berikutnya dengan nomor seterusnya . Beberapa orang melakukan canonicalisasi halaman tambahan untuk menunjuk ke halaman awal . Ini sebenarnya bukanlah ide yang baik . Tidak ada duplikat yang terjadi sebenarnya . Jadi canonicalisasi dalam hal ini akan mengarah ke halaman anda di luar halaman pertama anda untuk tidak diindeks sama sekali .
Solusi : Lakukanlah Canonicalisasi dari halaman komponen ke halaman yang memiliki penuh didalamnya , atau menggunakan rel="prev" atau rel="next"

2. ABSOLUTE URL KELIRU DITULIS SEBAGAI URL RELATIF

ABSOLUTE URL KELIRU DITULIS SEBAGAI URL RELATIF

Tag <link> , seperti tag HTML lainnya , mampu menerima keduanya baik itu URL relatif , maupun absolut . URL relatif termasuk juga path "relatif" ke halaman utama . Misalnya , "images / memasak.png" artinya image "dari direktori utama" beralih ke "subdirektori , kemudian memasak.png" .  Tetapi menggunakan URL relatif adalah pendekatan yang sangat generik dan tidak akan bekerja setelah anda mengubah direktori anda . Dan ini akan memberi anda kesalahan canonicalisasi .

Menentukan <link rel=canonical href="www.domainanda.com/memasak.html"/> (URL tersebut adalah URL relatif karena tidak adanya "http://") ini mengindikasikan bahwa URL canonical yang diminta adalah http://www.domainanda.com/memasak.html . Meskipun dalam penerapannya adalah sebuah ketidak sengajaan , algoritma search engine dapat mengabaikan patokan rel=canonical tersebut dan hal ini jelas merupakan sebuah kegagalan dalam penerapanya .

3. REL=CANONICAL HARUS DIGUNAKAN DALAM <head>

Tag link rel=canonical hanya akan muncul dalam <head> dokumen HTML . Selain itu untuk menghindari masalah parsing HTML , anda sebaiknya untuk menyertakan Rel="Canonical sedini mungkn di dalam <head> . Ketika search engine menemukan sebuah rel=canonical dalam <body> , maka hal tersebut akan diabaikan  dan tidak ada fungsinya sama sekali . Ini adalah kesalahan yang mudah untuk diperbaiki . Anda cukup dengan memeriksa bahwa Rel="Canonical anda selalu di dalam <head> pada halaman , jika masih ragu anda bisa memeriksanya mulai dari sekarang .

4. HALAMAN KATEGORI 

Kebanyakan blog memiliki halaman kategori , seperti SEO , Widget , Blogging , dll . Sering sekali saya temukan  beberapa postingan ditampilkan secara teratur pada halaman tersebut . Dalam kasus tersebut ada beberapa duplikat konten . Disini , anda akan menambahkan Rel="Canonical dari halaman kategori ke posting yang ditampilkan direct URL (dimana anda dapat melihat artikel lengkap) .

5. KETIDAK SENGAJAAN 

Terkadang kita ceroboh dengan canonicalisasi . Sering sekali hal itu terjadi ketika seseorang menggunakan template dari situs lain , mereka lupa untuk melihat bahwa rel=canonical ke situs template . Kadang - kadang orang menginstal beberapa plugin SEO yang menyebabkan konflik dan menambah Rel="Canonical link tanpa sepengetahuan webmaster yang memasang plugin dan hal ini akan akan mengakibatkan semua page anda akan menghilang dari peredaran SERP , terutama oleh GOOGLE . Kedua kasus itu akan menimbulkan masalah . Solusi terbaik adalah memastikan link canonical anda hanya ada satu , link canonical tersebut dapat terpisah dan tercerai berai pada HTML template anda ddan jangan lupa untuk selalu memeriksa perilaku plugin dengan melihat kode suber halaman .

KESIMPULAN

Untuk keberhasilah menerapkan rel=canonical sebainya anda menggunakan :
  • Verifikasi bahwa sebagian besar konten teks utama halaman duplikat juga muncul di halaman canonical .
  • Periksa Rel="Canonical hanya berada pada <head>
  • Periksa Rel="Canonical yang menunjuk ke suatu URL adalah URL yang berisi konten yang baik (yaitu bukan 404 atau atau lebih buruk lagi , soft 404)
  • Hindari menetapkan rel=canonical dari halaman arahan atau kategori untuk menempatkan artikel .
Demikian artikel yang bisa saya sampaikan ke anda dengan sesingkat mungkin . Jadi , apakah anda masih mengalamui masalah dengan Rel="Canonical ?? Semoga panduan singkat ini dapat membantu anda keluar dari permasalahan diatas . Salam Ic Creem

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Ic Creem

25 komentar:

  1. Artikel tentang SEO tetapi menuliskan permalink nya masih belum SEMPURNA.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih dalam perbaikan sobat ... Makanya belom bisa update postingan setiap hari ... Thanks atas masukannya ^_^

      Hapus
  2. sangat bermanfaat! saya sudah datang untuk memenuhi permintaannya. ditunggu ya, di rickorockers

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks sudah berkunjung sobat ... Jika masih ada yang belum faham bisa ditanyakan kok ... Saya selalu siap untuk menjawabnya ^_^

      Hapus
  3. Sangat Bermanfaat postingannya gan :) terus ditingkatkan !!

    http://cangkallax-corporation.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks sudah berkunjung sobat ... Semoga artikel kali ini bermanfaat agar pemilik blog tidak mengalami kesalahan dalam optimasi rel="canonical" ^_^

      Hapus
  4. wewe iken gan ane izin nyoba!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan dicoba sobat ... Semoga mudah untuk difahami ya ^_^

      Hapus
  5. keren broo....

    sudah saya follow bro dan G+

    Follback dan Klik back G+ ya bro

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks sudah mampir ... Segera ke TKP sobat ^_^

      Hapus
  6. artikel yang sangat bermanfaat sob ..

    kunjungi balik ya sob .. di http://www.blog.bloggerindonesia.or.id/2013/09/chkmecom-jasa-seo-murah-100-chkmecom.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah memberi komentar ... Segera meluncur sobat ^_^

      Hapus
  7. saya baru tau info begini, yah lumayan lah sy juga sering pake canonical, banyak ini jadi harus cek kembali. terima kasi infonya

    imamsafrullah2.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa sob ,,, Saya kemarin sebelum mengetahui kesalahan ini dari teman saya ,,, banyak sekali kesalahan saya ... Kemudian saya eksperimen dan analisa ternyata memang benar ada banyak sekali kesalahan pada optimasi rel="canonical" ,, Semoga bermanfaat ^_^

      Hapus
  8. Nice info gan :)

    back yah gan :)
    http://va2kurniawan.blogspot.com/

    BalasHapus
  9. berguna agar tidak ada kontent double... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa sob ,, anda benar sekali ^_^

      Hapus
  10. Kerenn kerennn gan,,, Simple mudah di pratik,an,,, blog yang lain saya kurang faham ribettttttttttttt,, terimakasih info nya ,,, ane bakalan betah banget di blog ini, banyak tutorialnya dan gampang banget dipahami dan diprktekkan. trims buat agan Admin. Salam kenal =D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama - sama sobat ... Sudah berkunjung dan sudah berkomentar di blog Ic Creem

      Hapus
  11. Thanks Infonya

    Visite: http://lga1.blogspot.com

    BalasHapus
  12. Kebetulan blog saya udah 80% mengikuti ini jadi mantab deh

    Komen balik ya : madereastu.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahh ini sudah sangat parah sobat ... Anda harus berusaha untuk mengurangi atau mengecilkan Bounce Rate anda .... Kalau tidak blog anda sangat sulit untuk masuk page one Search Engine (Mesin Pencari)

      Hapus
  13. makasih master, saya izin nyimak aja
    saya harus banyak belajar dari sini.. lumayan buat koreksi SEO di Blog saya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah saya bukan master sobat ... Saya juga sama seperti anda ... Silahkan dipraktekkan diblognya sobat ,,, Semoga bermanfaat ... Thanks sudah berkunjung ^_^

      Hapus

Kalau mau berkomentar ada baiknya baca peraturannya dulu sebelum berkomentar !

- No spam, No flood, No junk, No iklan, No sara,No Por*o,
- Apabila anda copas artikel di blog ini saya mohon dengan sangat agar mencantumkan link sumber http://novaibnu.blogspot.co.id

Catatan: (memasukan item pada komentar)
Untuk menyisipkan video, gunakan tag < i rel="youtube">URL YOUTUBE ANDA...< /i>
Untuk menyisipkan gambar, gunakan tag < i rel="image">URL GAMBAR ANDA...< /i>
Untuk menyisipkan kode, gunakan tag < i rel="code">KODE ANDA...< /i>
Untuk menyisipkan kode panjang, gunakan tag < i rel="pre">KODE ANDA...< /i>